REVIEW JURNAL PENGANTAR BISNIS INFORMATIKA : PEMANFAATAN E-COMMERCE DALAM DUNIA BISNIS

PEMANFAATAN E-COMMERCE DALAM DUNIA BISNIS

Anggota:  Gusti Ayu Putu Putri Oktavia 53412219

                 Kamelia 54412020

                 Putri Juningtyas 55412768

Kelas : 4IA17

           Penggunaan internet dalam bisnis berubah dari fungsi sebagai alat untuk pertukaran informasi secara elektronik menjadi alat untuk aplikasi strategi bisnis, seperti: pemasaran, penjualan, dan pelayanan pelanggan.  Melihat kenyataan tersebut, maka penerapan teknologi e-commerce merupakan salah satu faktor yang penting untuk menunjang keberhasilan suatu produk dari sebuah perusahaan.  Untuk mempercepat dan meningkatkan penjualan cepat maka dengan melihat perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat tersebut kita dapat memanfaatkan suatu layanan secara on-line yang berupa e-commerce.  Dengan pemanfaatan dan penggunaan teknologi internet diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar terhadap dunia bisnis yang kompetitif tersebut.

Manfaat dan Tantangan Penggunaan E-Commerce Dalam Dunia Bisnis

Dalam sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:

  1. Menyediakan harga kompetitif
  2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
  3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
  4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
  5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
  6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
  7. Mempermudah kegiatan perdagangan.

Manfaat yang dirasakan perusahaan khususnya untuk kepentingan pelanggan memperlihatkan bahwa e-commerce dapat memberikan manfaat antara lain:

  • Mendapatkan pelanggan baru.
  • Menarik konsumen untuk tetap bertahan.
  • Meningkatkan mutu layanan.
  • Melayani konsumen tanpa batas waktu.

Dalam implementasi teknologi informasi e-commerce produsen dapat memilih untuk mengembangkan target pasar kepada pasar global atau hanya fokus terhadap segmen pasar tertentu. Untuk usaha kecil dan menengah, e-commerce dapat menawarkan sesuatu yang berkualitas dan terjangkau dan biaya tidak menjadi kendala utama, tetapi yang terpenting bagaimana usaha kecil dapat menunjukan produk atau jasa melalui websitenyaa dan dapat dilakukan secara online.

Dengan menggunakan e-commerce, produsen dapat merubah daftar harga atau melakukan kustomisasi produk atau jasa yang ditawarkan dan terinformasikan secara cepat melalui website. Sesuatu yang biasanya memerlukan waktu yang lama untuk dilaksanakan atau diintegrasikan, dengan e-commerce menjadi lebih cepat.  E-commerce juga bermanfaat dalam membangun database pelanggan yang komprehensif. Produsen dapat mempunyai informasi tentang pola pemesanan yang dilakukan pelanggan dan mengelolanya sebagai informasi yang berharga. Database tersebut akan membantu produsen saat melakukan pemasaran dan strategi promosi agar dapat tepat sasaran.

Dalam hubungan dengan mitra bisnis, e-commers membantu dalam mengurangi inefisiensi yang terjadi dalam rantai penawaran, mengurangi kebutuhan untuk membuat inventory dan menghindari keterlambatan pengiriman. Dalam hubungannya dengan pelanggan, e-commers membantu dalam memfasilitasi kegiatan pembelian yang nyaman, dan dapat menghemat waktu pelanggan. Dan seringkali pelanggan membayar dengan harga yang lebih murah untuk produk tertentu dibanding pembelian seara off-line. Meskipun memiliki beberapa keuntungan, penggunaan e-commerce juga menghadapi kendala. Melakukan kegiatan transaksi secara online berarti pelanggan akan memberikan sejumlah informasi pribadi yang dipersyaratkan oleh penjual. Persyaratan ini tentu akan mengganggu kerahasiaan dan menimbulkan issu tentang keamanan dari informasi yang disediakan. Protokol untuk proses tertentu masih ada yang belum standard, , pita lebar (bandwith) telekomunikasi yang terbatas dan keterbatasan software yang digunakan, merupakan beberapa isu teknis yang mengakibatkan e-commerce masih kurang terintegrasi dengan sistem IT yang kontemporer. Disamping kendala teknis, issu non teknis juga menjadi kendala dalam penggunaan e-commerce. Masih banyak pembeli yang tidak percaya dan susah merubah kebiasaannya untuk bertransaksi tanpa bertemu langsung dengan penjualnya

Dampak E-commerce Terhadap Dunia Bisnis

Dampak positif dari kemunculan e-commerce pada aktivitas pemasaran, diantaranya:

  • Memudahkan promosi produk dan jasa secara interaktif dan real time melalui saluran komunikasi langsung via internet.
  • Menciptakan saluran distribusi baru yang bisa menjangkau lebih banyak pelanggan di hampir semua belahan dunia.
  • Memberikan penghematan signifikan dalam hal biaya pengirima informasi dan produk terdigitalisasi (contoh perangkat lunak dan musik)
  • Menekan waktu siklus dan tugas–tugas administratif (terutama untuk pemasaran internasional) mulai dari pemesanan hingga pengiriman produk.
  • Layanan pelanggan yang lebih responsif dan memuaskan, karena pelanggan bisa mendapatkan informasi lebih rinci dan merespon cepat secara online.
  • Memfasilitasi mass customization yang telah diterapkan pada sejumlah produk seperti kosmetik, mobil, rumah, komputer, kartu ucapan, dan berbagai macam produk lainnya.
  • Memudahkan aplikasi one-to-one atau direct advertising yang lebih efektif dibandingkan mass advertising.
  • Menghemat biaya dan waktu dalam menangani pemesanan, karena sistem pemesanan elektronik memungkinkan pemrosesan yang lebih cepat dan akurat.
  • Menghadirkan pasar maya/virtual (markespace) sebagai komplemen pasa tradisional (marketplace).

E-commerce dalam hal transformasi organisasi mengubah karakterisik pekerjaan, karir, dan kompensasi. Hal tersebut dapat dilihat dari karakteristik e-commerce sebagai berikut:

  • E-commerce menuntut kompetensi, komitmen, kreativitas,
  • Fleksibilitas karyawan pada perubahan lingkungan kerja,
  • Bercirikan pemberdayaan dan desentralisasi wewenang,
  • Beranggotakan knowledge based workers,
  • Mampu beradaptasi secara cepat dengan teknologi baru dan perubahan lingkungan (learning organisation),
  • Mampu dan berani bereksperimen dengan produk, jasa maupun proses baru,
  • Mampu mengelola perubahan secara strategik.

Sedangkan E-commerce dalam hal redefinisi organisasi memunculkan model bisnis baru yang berbasis jasa online di markespace.  Sistem ERP (Enterprise Resource Planning) berbasis internet berupa perangkat lunak khusus seperti SAP R/3, microsoft enterprise, DCOM, dan lain-lain memfasilitasinya.

Proses E-commerce Dalam Dunia Bisnis

            Komponen-komponen pokok yang memiliki peran penting dalam proses e-commerce dunia usaha tampak seperti pada gambar berikut:

e-commerce

Gambar Proses E-Commerce

  1. Pengendalian akses dan keamanan, Situs e-commerce harus memberikan rasa percaya dan akses yang aman untuk berbagai pihak dalam transaksi e-commerce, misalkan dengan adanya kata kunci (password), kunci enskipsi, sertifikasi, atau tanda tangan digital.
  2. Membuat profil dan personalisasi, Proses pembuatan profil dan personilasasi menggunakan alat pembuat profil seperti pendaftaran, file cookie, software penelusur perilaku dalam situs web dan respon pemakai.
  3. Manajemen pencarian, Software e-commerce harus meliputi komponen mesin pencari situs web untuk dapat membantu para pelanggannya dalam menemukan produk dan jasa tertentu yang mereka inginkan untuk dievaluasi atau dibeli.
  4. Manajemen isi dan katalog, Isi e-commerce sebagian besar berbentuk katalog multimedia yang memuat informasi produk sehingga membuat dan mengelola catalog merupakan rangkaian utama dari manajemen isi.
  5. Manajemen arus kerja, Sistem arus kerja e-bussiness digunakan untuk membantu para karyawan secarqa elektronik bekerja sama untuk menyelesaikan tugas pekerjaan dengan menggunakan mesin software arus kerja (workfloe software engine).
  6. Pemberitahuan kegiatan, Sistem ini digunakan untuk memonitor semua proses e-commerce dan mencatat semua kegiatan yang relevan.
  7. Kerjasama dan perdagangan, Tujuan utama e-commerce adalah untuk mendukung kesepakatan kerjasama dan layanan perdagangan yang dibutuhkan oleh para pelanggan, pemasok, dan stakeholder lainnya.
  8. Proses pembayaran elektronik, Pembayaran sebagai proses nyata dan penting dalam transaksi e-commerce.

Faktor Keberhasilan E-commerce dalam Dunia Bisnis

Kunci keberhasilan perusahaan ritel elektronik adalah ketika perusahaan mampu mengoptimalkan beberapa faktor sukses e-commerce seperti berikut:

  1. Selection and Value, Faktor Pilihan dan nilai meliputi pilihan produk yang menarik, harga yang bersaing, jaminan kepuasan, dan dukungan pelanggan setelah penjualan.
  2. Performance and Service, Faktor Kinerja dan pelayanan meliputi navigasi, proses belanja, dan pembelian serta konfirmasi pengiriman yang cepat dan mudah.
  3. Advertising and incentives, Faktor Iklan dan insentif meliputi : web dan promosi e-mail bersasaran serta penawaran khusus, termasuk iklan di berbagai situs afiliasi.
  4. Personal attention, Faktor perhatian personal meliputi halaman web personal, saran produk yang dipersonalisasi, iklan web dan pemberitahuan e-mail, serta dukungan interaktif untuk semua pelanggan.
  5. Community relationship, Faktor hubungan dengan komunitas meliputi komunitas virtual para pelanggan, pemasok, perwakilan perusahaan.
  6. Security and Reliability,Faktor keamanan dan keandalan meliputi keamanan informasi pelanggan dan transaksi di situs web, informasi produk yang dapat dipercaya, serta pemenuhan pesanan yang dapat diandalkan.

Manfaat E-commerce bagi Organisasi, Konsumen, dan Masyarakat Luas:

Bagi organisasi:

  1. Memperluas pasar penjualan
  2. Adanya tekanan dalam biaya
  3. Memungkinkan perusahaan mewujudkan bisnis yang sangat terspesialisasi.
  4. Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan produk jasa.
  5. Meningkatkan produktivitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnis.
  6. Menekan biaya telekomunikasi.

Bagi konsumen:

  1. Memungkinkan konsumen berbelanja atau melakukan transaksi lainnya setiap saat (7 hari 24 jam).
  2. Memberikan pilihan produk dan pemasok yang lebih banyak kepada pelanggan
  3. Memungkinkan konsumen dalam mendapatkan produk dan jasa yang lebih murah.
  4. Produk yang terdigitalisasi, e-business memungkinkan pengiriman produk secara cepat dan real-time.
  5. Memungkinkan pelanggan berinteraksi dengan pelanggan lainnya dalam electronik communities dan saling bertukar gagasan dan pengalaman.
  6. Memungkinkan pelanggan berpartisipasi dalam lelang virtual.

Bagi masyarakat luas:

  1. Memungkinkan lebih banyak orang bekerja di rumah
  2. Memungkinkan beberapa jenis barang dijual dengan harga murah.

Dampak positif & Negatif E-Commerce bagi Dunia Bisnis:

Dampak positif:

  1. Melebarkan jangkauan (global reach).
  2. Meningkatkan customer loyality.
  3. Meningkatkan supplier management.
  4. Memperpendek waktu produksi.
  5. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).

Dampak negatif:

  1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan.
  2. Pencurian informasi rahasia yang berharga.
  3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan.
  4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak
  5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen
  6. Kerugian yang tidak terduga

Kelemahan dan Kendala E-Commerce

Menurut survey yang dilakukan oleh CommerceNet para pembeli / pembelanja belum menaruh kepercayaan kepada e-commerce, mereka tidak dapat menemukan apa yang mereka cari di e-commerce, belum  ada cara yang mudah dan sederhana untuk membayar.

Pelanggan e-commerce masih takut ada pencuri kartu kredit, rahasia informasi personal mereka menjadi terbuka, dan kinerja jaringan yang kurang baik. Umumnya pembeli masih belum yakin bahwa akan menguntungkan dengan menyambung ke Internet, mencari situs belanja (shopping), menunggu unduh (download) gambar, mencoba mengerti bagaimana cara memesan sesuatu, dan kemudian harus takut apakah nomor kartu kredit mereka di ambil oleh hacker.

sumber jurnal: dewi-imarwati_pemanfaatan-e-commerce-dalam-dunia-bisnis.pdf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s